Archive for the ‘stupid poem’ Category
ketika shubuh
Ada risau yang mengganjal, tatkala mata menjelang terpejam,
Ketika 99 pujian dan syukur ku gumamkan tadi,
Bisikan kata2 indah penuh makna, namun hanya sebatas
intonasi suara tak bernyawa,
Ketika kepala sedang dipenuhi dengan logika.
Apakah nalar ini sudah mati?
ini bukan pertanyaan untukmu Tuhanku,
meskipun ada harap untuk jawabanmu
Keluargaku akan membantaimu … hiks
hari yang membahagiakan
kami semua sedang bahagia merayakan
tapi tidak bagimu
mendung gelap menyelimuti masa depan kehidupanmu
tak ada lagi asa … yang ada hanyalah ancaman maut dari keluargaku
Baca entri selengkapnya »
2nd stupid regret poem
Berpuluh puluh tahun aku berada dalam raga ini
Raga yang dulu kekar
Menopang semua beban hidup yang ada
Kini yang ada tinggalah kulit dan tulang
Berpuluh puluh tahun aku berada dalam raga ini
Kulewatkan hari hari hanya dengan angan angan
Angan akan birunya langit
Angan akan tingginya angkasa
Angan akan silaunya matahari
Berpuluh puluh tahun aku berada dalam raga ini
Dalam jarum jam yang berputar cepat
Dalam kotak yang semakin sempit
Dalam angan yang semakin lebar
Berpuluh puluh tahun aku berada dalam raga ini
Baru detik ini mataku terbuka
Kulitku telah keriput
Terkikis oleh tebalnya anganku
Yang tertinggal hanyalah petuah …..
Warnailah birunya langit
Panjatlah tingginya angkasa
Nyalakan cahaya matahari
My 1st ever Stupid Poem
I saw she there
She never saw me
It’s been long since im here
Wish you’re eyes direct on me
One season since im here
Im still invisible 4 u
Duno why
Is’t im just dusk 4 u…
Until that day
When we pass together
I saw light on her eyes
That shot through the pupil of my eyes
Then go down in deep of my hearht
It’s breaking my common sense
You’re half of angel
But if u an angel, why u not grant my wish
Just one wish, -> let me know u more
Now I know why
Im not deserve for u
Coz I just an evil
Who just can watch u from darkside
Just let me be a shadow that always surrounding your dream
Until Heaven n Hell blend together
