Brain Hunter Blog

it’s all about what inside my brain

No more privilege in my room

with 2 comments

“MY ROOM MY RULE”, demikian teks yang sudah saya ketik di komputer dan siap untuk di print, dengan model clipart jadul gaya ms word plus asesoris teks seadanya. Rencananya tulisan tersebut akan saya tempelkan di daun pintu kamar saya. Kalo hyena memberi tanda area kekuasaannya dengan air kencing, maka saya menggunakan cara yg lebih manusiawi (ga mungkin saya mengencingi kamar saya, bisa2 dilabrak orang serumah) dengan cara menempelkan tulisan “MY ROOM MY RULE”, gak peduli dirumah ga ada yang ngerti bahasa inggris karena kalo di bahasa Indonesiakan jadi aneh.

Ga tau mengapa kamarku slalu menjadi favorit orang serumah, entah itu ponakan, sodara, sepupu bahkan kecoak dan cicak, Seolah ada magnet yg menarik mereka kekamarku, atokah memang itu dari pengaruh dari daya tarik pemilik kamarnya??? :D. hal itu menjadikan saya tidak mempunyai privasi apapun di kamar saya sendiri, mulai dari kasur sampai komputer , menjadi ajang share bagi orang serumah. Efeknya lumayan bikin stress, ga bisa fokus belajar, garap kerjaan n ga bisa tidur pulas (plus ga bisa nonton B**ep (swear, ini sdh jarang ) , sssttt).

Cukuplah intruduction of my room, Kembali tulisan “MY ROOM MY RULE” lagi, oh ya sampe mana tadi….(delay 20 menit). Ehhmm, singkat cerita Teks sudah di print, terus ambil nasi dari magicjar buat lem, dan sepenuh hati ku lumatkan lem nasi ke kertas teks tadi. Dengan pandangan tajam ku pandang sejenak pintu kamarku, dalam hati berkata ‘this is the time’. Saatnya kuikuti kata hati, saat nya kutunjukkan ketegasanku, jati diriku, sisi gelap ku (halaahh). Dengan penuh perasaan dan kemantapan hati kutekan dengan lembut tapi penuh kekuatan ke Kertas menuju daun pintu, kuratakan sisi kertas biar rapat dan tidak ada yg ‘mengelontok’nya. Sebagai sentuhan terakhir ku tekan rada keras seluruh permukaan dan “ Groobyaaakkk” , to be continuee …… (heheh ga ga )

Pintu kamarku ambruk, menimpa meja kecil di balik pintu yang berisi buku bekas. Ga percaya apa yang terjadi, membuat ku ling lung, bingung mau marah kesiapa, Jebol sudah tembok privasiku. Ternyata ‘kusen’ di sisi pintu tsb sudah lama di gerogoti rayap, dan biaya untuk memasang pintu tersebuat lumayan mahal karena harus memasang ‘kusen’ pintu yang baru, mungkin sekitar 1 jt an. Gara2 filosofi “MY ROOM MY RULE” sialan tersebut, kamar yg setidaknya tadi ada privasinya sedikit skrng malah bagaikan windows yg ga ada antivirus dan antispyware nya. Semua worm dan trojan bebas berlalu lalang, menyisakan serpihan2 snack di lantai dan botol minumanku menjadi asbak. Ga ada privasi lagi di kamarku .. siapa mo tukeran kamar???? ( see u in next post..)

Iklan

Written by exKalong

26 Juli 2008 pada 1:50 pm

Ditulis dalam kudengar, kulihat, Kurasa

Tagged with , , ,

2 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. kekekkeke.. dodol..kocak cerita na…
    hwakakkaka… awal na aku bertanya, napa ga di kunci ajah pintu kamar na biar gak ada yg isa masuk seenak nya
    ternyata aku sadar di akhir2 cerita,,, pintu na dah ga layak,, pasti buat ngunci ajah ga isa,,,

    kekekkeke…. lucuu :p

    Floe

    1 Agustus 2008 at 10:46 am

  2. @Floe
    oh iya gak kepikiran ngunci pintu yah kekekekekek

    1rw@n

    6 Agustus 2008 at 12:30 pm


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: