Brain Hunter Blog

it’s all about what inside my brain

Ninja “nuwun sewu”

leave a comment »

Nuwun sewu pak … sambil bergerak pelan dengan posisi tulang belakang melengkung, kaki di tekuk dan tangan kanan depan tegak lurus kebawah, saya melangkah melewati deretan orang2 tua yang jongkok di tepi gang. Mengingatkan saya pada seorang ninja yang mengintai di kegelapan, bedanya kalau ninja dengan pandangan penuh kewaspadaan sedangkan saya dengan penuh kenarsisan dan keja’iman. Para orang2 tua itu dengan senyum penuh sumringah berkata ‘monggo monggo nak’, seakan penuh kepuasan akan diakui keberadaannya yang tengah berjongkok ria itu.

Saat itu saya masih bersyukur cuma melewati beberapa barisan pejongkok saja. tempo hari pernah dalam sebuah kondangan teman yang nikah, bermaksud sebagai tamu yang baik saya bertanya “di mana mempelainya kok ga kelihatan”, rupanya orang2 di sana sangat lah terlalu baik hati dengan mempersilahkan saya untuk masuk ke dalam rumah yang sesak penuh dengan manusia dan perabotan yang tidak bisa dibedakan. saking baik hatinya beberapa Ibu2 lainnya juga ikut mempersilahkan sambil mendorong2 masuk (perasaan ga kayak di kondangan, malah mirip peloncoan siswa) ketika melihat saya maju mundur untuk masuk. “silahkan masuk, jangan malu2 mas” kata mereka bergantian.

”Anjriit“ .. bukannya karena malu .. hanya saja melihat sirkuit yang akan saya lewati nanti membuat ngeri. Para ibu ibu yang sedang ‘rewang’ tengah berjongkok ria berderet di lorong rumah tersebut hampir sepanjang 7 meter sebelum saya sampai di tempat teman saya yang nikah. Kalau saja sirkuitnya lurus itu tak menjadi masalah, tapi yang saya lihat di sini nyaris tidak ada space yang tersedia buat telapak kaki untuk masuk diselah para pejongkok itu, terlebih setelah saya amati mayoritas para pejongkok rata2 bahenol yang bisa berakibat terjepitnya kaki ku di sela gumpalan-gumpalan daging itu . Berarti saya harus mengatur strategi, dan mengatur timing yang tepat dalam setiap langkah kaki, karena selain melangkah saya harus melakukan gerakan ninja “nuwun sewu”, sebab rata2 para pejongkok adalah ibu2 paruh baya keatas, sebagian kecil lagi cewe2 yg masih muda (kalo yg ini kaki kejepit gpp , ikhlas kok).

Belum sempat mengatur strategi yang jitu.. tiba2 ibu ibu baik hati di belakang ku mendorong sambil berkata “ ayo tho gak usah sungkan2”, membuyarkan kuda2 ku untuk melangkah. Tanpa pikir panjang coba kupakai gaya ninja sungguhan dengan langkah agak cepat, yang berkakibat wajah nyaris tumpah ke adonan kue dan spontan para pejongkok teriak. Tapi insiden itu membawa efek baik … seolah nabi Musa yang membelah lautan, barisan pejongkok tersebut membelah diri membeli jalan kepada saya untuk lewat. Dengan tergesa2 kulewati mereka sambil cengar cengir dan respon dingin kutangkap dari wajah2 para pejongkok itu. Bagaikan melangkah di tengah hutan angker, jarak yang Cuma 7 meter terasa berkilo kilo. Hingga sampai tujuan, saya baru menyadari saya lupa melakukan gerakan ninja “nuwun sewu”. Pantesan tatapan mereka sedingin kutub utara dan seangker kolong tempat tidur. Daerah sini memang memiliki adat tata krama yang kuat, sampai sekarang masih di terpakkan ke anak cucunya , mungkin karena overdosis tatakrama itu wajah mereka kelihatan jutek (hehe yg ngerasa gpp marah). Sampai di tempat temanku seolah menjadi pelipur lara dengan guyonan dan gojlokan garing tentang bulan madu. Sampai akhirnya harus kembali ke tempat semula, saya baru menyadari kalau harus melewati sirkuit yang sama dengan tadi … fiuhhh … siapkan gerakan ninja “nuwunsewu” (see u next post)

Iklan

Written by exKalong

28 Juli 2008 pada 2:50 pm

Ditulis dalam kudengar, kulihat, Kurasa

Tagged with , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: