Brain Hunter Blog

it’s all about what inside my brain

MekangKang

with 6 comments

Perjalanan naik bis yang seharusnya indah itu menjadi tidak indah lagi, gara gara sikap arogan bin sombong dari penumpang disebelah kursi. Dengan penuh kebanggaan dia “Mekangkang”kan kakinya, meskipus space di tengah Selangkangannya masih kosong lebar. Mengakibatkan ibu tua di sebelahnya yang seharusnya mendapat jatah satu kursi jadi tinggal setengah kursi. Tidak tahu apa yang di sombongkan dari sikap “mekakang” nya dia, apa status sosialnya atau memang ingin memamerkan “selangkangannya”.

Itulah yang saya lihat tempo hari di dalam bis, saya sendiri termasuk sering mengalami seperti apa yang di alami ibu tua itu, mungkin sebagian dari anda juga pernah. Bis memang terbuka bagi semua kalangan baik itu PNS, Karyawan, Penganguran, kyai, TNI, WTS, Pejabat (memang pejabat jg naik Bis yah ) dan juga tak jarang di dalamnya terjadi drama unjuk kredibilitas area kekuasaan. Bagaimana caranya ? salah satunya yah dengan “mekangkang” tadi. penumpang yang lebih dahulu menaiki bis seolah menunjukkan area kekuasaannya dengan “mekangkang” di singgasananya, dan bagi penumpang yang lebih akhir menempati kursi bis bakalan harus rela mendapat jatah setengah kursi , itupun masih untung, kadang2 hanya seujung pantat. Bagi mereka yang legowo (seperti saya 😀 ) itu sih tidak masalah, tapi bagi mereka yang mengakui HAD (Hak asasi diri sendiri) pasti bakalan mendatangkan konfrontasi di dalam bis.

Seperti kasus nya si ibu tua tadi, tak ada alasan yang jelas bagi pemuda yang di sebelahnya itu untuk “mekangkangkan” kakinya, toh kalau di perhatikan pemuda itu berpenampilan biasa saja, tidak sama sekali melukiskan wajah “Priyayi”, berpangkat juga tidak. Mungkin alasannya lagi lagi penyakit ego dari dirinya yang mengatakan “saya lebih dahulu menempati kursi ini”, atau lebih parah lagi alasannya demi kenyamanan diri sendiri.
Bagi saya sendiri lebih baik “jigrang” dari pada “mekangkang”, dengan jigrang kita dapat lebih menyisakan space buat penumpang di sebelah untuk duduk dengan nyaman. Meskipun kadang dengan “jigrang” kadang di asumsikan lain dengan penumpang di sebelah, kadang mengesankan tak punya Tata krama .. tapi lebih milih mana anda.. di “Jigrangi” atau di “mekangkangi”. Yang perlu di ingat dalam naik bis … “ Comfortable is number one, next is attitude”.

Iklan

Written by exKalong

11 Agustus 2008 pada 11:45 am

Ditulis dalam kulihat

Tagged with , , , , , ,

6 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. Mungkin baru naik bis kali om, jadinya norak kayak gituh, hehehehehehe… mekangkang tuh mengangkang kali yah bahasa Indonesianya?

    ramadhanchan

    11 Agustus 2008 at 4:16 pm

  2. mungkin area selangkanganya ada yg bengkak mas. 😀

    mantan kyai

    11 Agustus 2008 at 6:28 pm

  3. @ramadhan
    wah ga tau bahasa indonesia nya bos 😦

    @mantan kyai
    iya kali,..bengkak habis di sunat 😀

    1rw@n

    12 Agustus 2008 at 11:33 am

  4. Kalo yang mekangkang cewek dan pakai rok mesti lain ceritanya…suit..suit..suit..

    han78899

    13 Agustus 2008 at 11:57 am

  5. Mungkin dia baru aja di sunat jadinya kalo gak ngangkang yaa suakit kejepit kaleee 😀

    Rita

    14 Agustus 2008 at 4:05 pm

  6. […] *tidak berdiri*, tetapi pasangan duduk kita yg tidak mengenakkan misalkan menghabiskan kursi dg mekangkang, atau menyulut asap rokok kepul2 bisa menghilangkan mood untuk melakukan aktifitas yg kita rancang […]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: