Brain Hunter Blog

it’s all about what inside my brain

Katrok Supremacy

with 8 comments

Mungkin saya adalah manusia paling katrok di Jawa Timur. Beberapa hari lalu saya pergi Giant HyperMart dengan tujuan mencari Kaos kaki. Seumur hidup saya baru untuk pertama kali pergi ke tempat itu, padahal lokasinya sangat dekat sekali dengan tempat kerja. Berhubung kaos kaki sudah aus dan berbau ‘penguk’ sekalian sambil mengisi waktu sebelum kerja, saya pergi ke tempat itu. dari awal masuk saja saya sudah celingukan… ketika masuk pintu depan lha ternyata tulisannya Maspion Town Square, saya pikir kesasar jadi muter balik ke arah kanan lewat pintu samping yang ada tulisannya ‘Giant’, eeh ga taunya Giant dan Maspion Town Square adalah satu gedung. Baru kuakui ternyata aku masih seperti yang dulu, aseli katrok.

Sampai di dalamnya saya terkesima dengan ramenya orang serta barang barang yang di jual … wih luas buanget tempatnya. Saya lihat orang di sekeliling tidak ada yang setakjub saya, mereka semua tetep jalan santai sambil milih barang yang mau dibeli. Tak mau kalah dan biar gak kelihatan katrok saya ngikut style mereka dengan jalan santai dan melihat lihat barang, kali ini saya melihat lihat sebuah toko distro pakaian anak muda, saya liat label harga, padahal Cuma kaos hitam harganya nyampe seratus ribu, padahal dulu saya beli di pasar cuma Lima puluh ribu dapat tiga, jangan jangan di sini harga kaos kaki lima puluh ribu cuma dapat sebelah.

Kaos Kaki Where are you
Misi pencarian kaos kaki menjadi tidak fokus lagi setelah masuk di pusat Giant hypermart. Ternyata dengan toko yang sebesar itu, jangan harap mencari sesuatu dengan mudah. Buktinya hanya untuk mencari sepasang kaos kaki butuh waktu hampir satu jam. Bahkan saya sempat terjebak di tumpukan stok popok bayi yang bertingkat tingkat, sampai kutang kutang yang berserakan. Kulihat sekeliling begitu banyaknya bermacam macam produk aneh aneh, gak habis pikir apakah semua produk ini akan bisa habis di konsumsi orang orang kota. Akhirnya misi pencarianku gagal gara gara sering nyasar di lorong lorong penuh barang dagangan yang gak jelas. Tapi misi masih belum berakhir, rupanya di dekat pintu keluar ada cewek yang ngobral kaos kaki dengan tuliasan besar “10.000 dapat 3”, gak nyangka ternyata jualan sekelas kelontong ada disini, tanpa pikir panjang kubeli kaos kaki tanpa motif berwarna hitam. Mission complete.

Katrok supremacy
Mungkin inilah kelebihan manusia katrok, bisa merasakan ketakjuban yang orang biasa tidak bisa merasakan. Katrok bukan berarti ndeso, orang kota juga bisa menjadi katrok ketika datang ketempatku. Apalagi setelah masuk ke kamarku, pasti semakin takjub melihat kandang tak berpintu tapi ada komputernya, pasti dipikir sapi penghuni kandang bisa internetan, eh ternyata penghuninya yang nulis blog ini 😀 . jadi marilah kita berkatrok ria, gak ada salahnya mengubah mindset menjadi katrok, toh dengan sikap katrok kita bisa lebih bahagia, bisa lebih takjub akan apa yang telah di ciptakan Allah SWT.

Iklan

Written by exKalong

28 Agustus 2008 pada 5:22 am

8 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. Wahahaha… kocak banget, mirip sama sayah… Tapi emosi takjub itu menyenangkan juga yah… Jarang2 kan?

    Sebenernya saya masih bingung apa sih padanan kata katrok dalam bahasa Indonesia atau arti katrok itu apa? *katrok banget ya gw*

    Mang Kumlod

    28 Agustus 2008 at 6:55 am

  2. ha…ha…ha…
    gitu aja komentarnya…
    ha…ha…ha…

    han78899

    28 Agustus 2008 at 12:46 pm

  3. dah nyoba yg namanya
    ‘pasar kaget’ ??

    cepet tuh nemuin kaos kaki 5000 dapet 3 😛

    -Salam kenal

    Rully Patria

    29 Agustus 2008 at 12:07 pm

  4. Ra opo-opo kang sing penting ra ndeso koyok Tukul

    ario saja

    29 Agustus 2008 at 5:54 pm

  5. Wakakakaka… speechless deh.. eh kirain katrok itu cuma ada di Betawi.. ternyata di Jatim ada juga ya hihihi

    Nias Zalukhu

    30 Agustus 2008 at 4:02 am

  6. Hiahahaha katro niyeeee….. hahaha 50 rb sebelah?? biarainnn…
    Kalo pura2 katro sah gak yaa 😀

    Rita

    30 Agustus 2008 at 9:51 am

  7. yah ndak papa lahh..
    *setuju sama mas ario*

    nana

    31 Agustus 2008 at 10:41 am

  8. @Mang Kumlod :
    katrok hak cipta Tukul 😀

    @han78899 :
    ha ha ha juga

    @ario :
    Tukul wis ra ndeso kang 😀

    @Nias :
    lha.. jatim sumbernya katrok mas 😀

    @Rita :
    gpp katrok masih halal mbak, blom ada fatwa nya jadi masih sah 😀

    @Nana :
    Setuju juga sama Nana … siapa lagi yg setuju ?… 😀

    1rw@n

    2 September 2008 at 3:59 am


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: