Brain Hunter Blog

it’s all about what inside my brain

Setuju HAKI tapi lebih Setuju Berbagi

with 13 comments

Sebagai pemburu ebook gratisan 😀 , saya sangat senang jika ada seorang book writer ato publisher yang membagi dengan gratis hasil karyannya. tapi juga saya menghormati jika mereka tidak tidak membagikan secara gratis alias menjadi produk dagangan, toh andaikata saya yang menjadi the next J.K Rowling 😛 saya juga tidak akan memberikan buku secara gratis kepada semua pembaca.

Beberapa saat lalu selalu terjadi trend munculnya ebook prematur dari buku2 yang bakalan Best seller seperti Harry Potter and Deathly Hollow atau Maryamah Karpov nya Andrea Hirata. Ini jelas sebuah pelanggaran HAKI, jika ketemu pelakunya bakalan bisa di kenai sanksi hukum yang berat. Dengan HAKI kita memang dapat memberi tameng pada hasil karya kita entah itu Buku, Software, Gambar, Lagu etc.

Memang dengan HAKI kita dapat memberi keamanan legalitas karya kita dan Dengan HAKI pula orang lain tidak dapat mempersalahgunakan karya kita dan juga dengan HAKI dan HAKI .. dan HAKI…

Tapi kepikiran nggak kalau terlalu overload HAKI terasa nggak nyaman juga, semua terasa ada pamrihnya. Allah SWT saja tidak memberi embel embel HAKI pada Al-Qur’an , Manusia bebas menggandakannya (asal tidak di rubah, meskipun dulu ada yg menyalahgunakan untuk kepentingan politik) . Mungkin dengan sedikit ‘Berbagi’ dapat mengendorkan kekakuan Syaraf kita akan terminology HAKI, mungkin ini yang menjadikan Mbak ini dalam ebooknya memilih untuk menjadi Filantropis, ga ada salahnya kita meniru dia.

Tapi Syukur Alhamdulillah belakangan ini terutama di bulan Ramadhan semakin sering saya menemui arti Berbagi, baik itu berbagi materi ataupun ilmu. Beberapa rekan blogger ada yang sedang Bukber anak yatim (ternyata di plurk jg ada 😀 ), ada juga yang berbagi melalui Rizalah ilmu entah itu ilmu agama, IT, dll. Kemarin saya juga baru tahu tentang IBSN (Indonesian’s Beautiful Sharing Network, kepanjangannya keren 😀 ). Terasa suasana berbagi menjadi semakin semarak di bulan Ramadhan ini, berbagi gratisan memang Indah dan kayanya HAKI nggak di perlukan lagi … eh nggak ding .. tetep perlu 😀 .

*) btw apa yang bisa saya bagikan dalam dunia Blogsphere ini yah ? … Ini aja dah, game tikus rakus original buatanan sendiri (yang gak bakalan game over 😀 ) dan tidak melanggar HAKI dan juga tidak saya beri label HAKI. dunlud di sini 😀

Iklan

Written by exKalong

22 September 2008 pada 2:59 pm

13 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. hhehhee.. emang harus ada yang sedikit dikorbanin sih…

    intinya mah, jadi orang jangan pelit… n’ jadi orang harus tau aturan.. baru deh jadi seneng semuanya 🙂

    dhedhi

    22 September 2008 at 4:37 pm

  2. pemikiran yg keren.. ^_^
    ilmu pengetahuan yg bermanfaat buat banyak orang adalah salah satu yg kita bawa saat mati nanti. semoga wawasan & pengetahuan mas Irwan makin luas dan bermanfaat.. ^_^

    cantigi™

    23 September 2008 at 3:14 am

  3. jadi mare berbagi..:)
    tentan9 apa yakH/ayakh apa sajah yang bisa diba9i..:)

    wi3nd

    23 September 2008 at 5:34 am

  4. Kalau kita penulis buku, bikinlah berapa persen yang CreativeCommons disamping yg HAKI

    Kalau saya nulis CreativeCommons semua…. belum mampu masup kategori HAKi *hiks*

    Mang Kumlod

    23 September 2008 at 6:50 am

  5. Berbagi itu lebih baik
    Tapi dicuri adalah keburukan 🙂

    achoey sang khilaf

    23 September 2008 at 6:54 am

  6. gratis lebih enak!

    qizinklaziva

    23 September 2008 at 8:52 am

  7. berbagi dengan hati yang lapang hanya berharap ridha Allah swt…
    insyaAllah bakalan plong..
    😉

    oRiDo™

    23 September 2008 at 11:13 am

  8. sebab berbagi: lebih berarti
    hi.. hi… numpang promosi 😀

    sigid

    24 September 2008 at 8:27 am

  9. ilmu itu datangnya dari Tuhan,jadi gak ada seorangpun yang berhak mengatakan ilmu yang dimilikinya hanya miliknya sendiri.

    sudhew

    24 September 2008 at 8:41 am

  10. hmm bagaimana yah posisi saya sama haki. hmm kayaknya posisi romantisme microsoft dgn polisi, kadang pembajakan perlu dirapiin tapi ngak sampe bikin masyarakat kesusahan mencai software murah. Sy suka status quo kayak gini namun sebagai salah seorang, anggapah, orang it kami mengharap produk haki ndonesia jangan dibajak, baik itu software, novel, paten, dll. Bagaimana setuju dgn penegakan haki namn lebh megedepankan pan malay nya (nasinalisme orang melayu) ?

    uwiuw

    24 September 2008 at 11:43 am

  11. nonjolin HAKI tapi yg asli masih mahal !! suka ngikutin negara yg udah mapan sih 😀

    warmorning

    25 September 2008 at 12:09 am

  12. mari berbagi………….

    thegands

    25 September 2008 at 10:02 am

  13. dan saya rasa, setiap hal yang bermamfaat bagi orang lain itu, tentunya selalu menambah pahala untuk si pencipta sesuatu itu …

    Muda Bentara

    26 September 2008 at 2:53 pm


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: