Harapan untuk indonesia, Tiada lagi
Tiada lagi Korupsi
Tiada lagi Kemiskinan
Tiada lagi Penindasan
Tiada lagi Ketidakadilan
Tiada lagi Kelaparan
Tiada lagi Busung lapar
Tiada lagi Buta huruf
Tiada lagi Buang sampah se’enaknya
Tiada lagi Konflik daerah
Tiada lagi Disintegrasi nasional
Tiada lagi Kecolongan batas Teritori/kepulauan
Tiada lagi Terorisme
Tiada lagi Bom
Tiada lagi Penggusuran
Tiada lagi Pengangguran
Tiada lagi Pejabat Negara bermasalah
Tiada lagi Jaksa Korup
Tiada lagi Pemilu bermasalah
Tiada lagi Kenaikan harga BBM
Tiada lagi Internet mahal
DIRGAHAYU NEGERIKU, JAGA API SEMANGAT NASIONALISME
DAN TERUS BERKARYA
Ulama dan Darwin
suatu hari di surga,
seorang Ulama sedang jalan-jalan sehat mengelilingi surga,
sesampai disebuah taman, betapa terkejutnya ulama itu ketika bertemu dengan naturalis Darwin,
dan ulama bertanya “darwin, mengapa engkau ada di surga ?”
darwin menjawab “Err … tidak tahu, mungkin Tuhan tertarik dengan teori evolusi saya”
*tarik slimut .. (sleeping) *
ketika shubuh
Ada risau yang mengganjal, tatkala mata menjelang terpejam,
Ketika 99 pujian dan syukur ku gumamkan tadi,
Bisikan kata2 indah penuh makna, namun hanya sebatas
intonasi suara tak bernyawa,
Ketika kepala sedang dipenuhi dengan logika.
Apakah nalar ini sudah mati?
ini bukan pertanyaan untukmu Tuhanku,
meskipun ada harap untuk jawabanmu
teori konspirasi kasus Antasari
konspirasi apa’an?
memangnya ada?
hmm … setiap konspirasi pasti ada usaha untuk keuntungan suatu golongan
sejauh ini golongan yang paling jelas mendapat keuntungan adalah yang dapat menaikkan hit traffick dg adanya kasus ini *lirik lirik*
jangan jangan … *kaburr*
Burung vs Semut
Antara siang dan sore , ketika matahari condong ke ufuk barat, matahari masih juga belum menurunkan temperaturnya. Masih sepanas siang bolong tadi, juga sepanas pergumulan seru antara seekor burung ‘emprit’ dan beberapa semut ‘keranggang’. Karena tidak tahu kronologisnya dengan pasti, saya hanya melewati mereka saja. tapi setelah itu terbayang burung saya … *burung sungguhan* , yang dalam sangkar, dia pinter menyanyi tapi sayang sudah mati, mati tua dan di gerogoti semut.
Tak ingin burung emprit itu mengalami nasib yang sama dengan burungku (doh), segera ku balik mundur ke arah mereka. Bentuk burung itu sudah sangat menghawatirkan dengan bulu rontok nyaris gundul, dengan di penuhi semut dengan gigi supit tajam menggigit erat tertempel di sekujur tubuh si burung. Ironis memang mahluk yang ukurannya ratusan kali lipat lebih besar dan bisa terbang kalah dg segerombolan keranggang kecil tapi kompak.
Dengan bekal rasa iba segera saya ambil tindakan pencegahan dengan mencabut satu persatu semut dari tubuh burung. Sampai tak saya sadari yang tercabut adalah tubuh semut saja, sementara kepalanya masih menempel kuat menggigit. Saya coba lagi mencabut semut yang lainnya dan hasilnya tetap sama.
Sejenak saya berhenti dalam eksekusi jagal itu sambil terdiam. Terdiam diantara dua tindakan sebagai savior atau pembunuh massal. Sejujurnya sebuah keputusan sulit, karena saya tidak tahu kronologis sebelumnya. Siapa yg lebih dulu memulai, burung atau semut keranggang. Apapun dari dua tindakan itu yang saya lakukan tidak akan mengubah keadaan, tetap akan terjadi pembunuhan dan semakin terpelihara chain of hatred. Tidak diambil tindakan pun kedua jenis mahluk itu belum tentu bisa berdamai. Dan semakin menyamarkan arti kata perdamaian universal.
The Smile Stone Award
Pening, belakang kepala rasanya berat akibat ngalong semalam suntuk sambil kubuka blog saudaraku ini. Setelah sebelumnya telah memberi clue di plurk dengan memotivasi untuk menulis blog lagi. pertama melihat judulnya masih kurang faham, setelah saya baca dari awal sampai akhir kalimat ternyata sebuah PR smile stone award. saat itu perasaan binggung diantara hurraaay dan hadooh.
Itu adalah kejadian kurang lebih 2 bulan lalu (lama memang), bisa dibilang sangat terlambat, bukan karena terlalu sibuk, tetapi tema dari award ini masih belum sesuai dengan seiring menurunnya frekuensi senyuman per hari (smile per day / spd *halah* ) karena berbagai faktor a ..z , tapi bagaimanapun ini sebuah keterlambatan jadi mohon maaf ke kang kips sebelumnya.
Rule dari smile stone award ini sbb :
- memasang banner smile stone award di blog
- menulis 7 hal yang membuatmu tersenyum hari ini
- menunjuk 7 blogger untuk menerima smile stone award

setelah menimang nimang ternyata ada juga hal yang membuatku tersenyum hari ini + 7x 24 jam sebelumnya adalah:
- mempunyai mulut (bersyukur ke Allah swt atas pemberian mulut yg multifungsi ini)
- akhirnya bisa posting blog lagi
- akhirnya bisa menyelesaikan PR dari kang kips
- Otak masih berfungsi
- Kadang bisa bangun pagi
blogger penerima PR award sesuai urutan abjad:
ajfly, darknessdevil,etha, flymejhe,icang, imponk
silahkan kepada teman2 untuk segera menulis sesuatu di blognya dan jangan mencontoh keterlambatan saya
memancing inspirasi

sekedar posting untuk mendapatkan kembali semangat blogging di tengah krisis mental dan krisis waktu serta garapan yang tak kunjung selesai, ibarat pasangan suami istri yang mandul, biasanya mereka mengadopsi anak untuk memancing jabang bayi baru agar lahir
maka cukup satu postingan ini semoga dapat memberi umpan kepada otak agar dapat kembali mendengar, melihat, dan merasakan kembali ikan-ikan inspirasi yang bertebaran berenang gesit di depan saya, tetapi sulit tuk ditangkap karena terlalu banyak memperhatikan ikan besar yg jaraknya terlalu jauh disana.
*gambar menculik dari http://www.fs.fed.us*
